RSS

Category Archives: Renungan

Easy to say LOVE: is it a gift or a curse?

There’s nothing certain in this world but the uncertainty itself,” tiba-tiba terlintas di pikiranku. Tidak ada yang pasti di dunia ini selain ketidakpastian itu sendiri. Dengan kata lain, semua tidak ada yang pasti. Pemikiran seperti ini tentunya tidak muncul begitu saja tanpa ada yang melatarbelakanginya. Ada banyak hal sebetulnya yang menjadi alasan kenapa aku berpikir seperti ini. Tapi bisa dibilang hal-hal itu berkaitan dengan apa yang orang-orang sering sebut sebagai “cinta”. Kalau aku lebih suka menyebutnya sebagai “perasaan”, karena ketika orang diminta mendefinisikan apa itu cinta, jawabannya bisa macam-macam dan semua bisa jadi benar, sesuai dengan konteksnya masing-masing. Perasaan yang kumaksud adalah rasa tertarik akan lawan jenis, hasrat ingin memilikinya sebagai teman hidup. Taruhlah seperti itu. Dan perasaan ini, seiring berjalannya waktu aku semakin pasti akan ketidakpastiannya. Aku sering berpikir, “Aku bisa saja yakin kalo dia adalah orang yg tepat, tapi aku tidak yakin kalo perasaan ini tidak akan berubah.” Yak, begitulah apa yang aku rasakan. Seakan tidak pasti. Namun ketidakpastian di sini mestinya tidak selalu dianggap negatif yang seolah tanpa tujuan yang jelas, tanpa pegangan yang kuat, mempermainkan perasaan, atau hal-hal jelek yang lain. Akan tetapi lebih merupakan bukti ke-fleksibilitas-an dari perasaan itu sendiri. Betapa mudahnya perasaan itu untuk berubah. Ini bukan hanya sekedar teori atau filosofi tanpa bukti. Setidaknya dari sekelumit kejadian sehari-hari, dalam hal ini yang terkait dengan “perasaan”, memanglah seperti itu. Seperti lagunya Iwan Fals yang bilang, “Aku cinta kau saat ini. Entah esok hari. Entah…” itu benar-benar terjadi. Awalnya aku mengira lagu ini mengisyaratkan ketidaksungguhan hubungan. Bukannya merayu sengan kata-kata penuh pengharapan dan janji berbunga-bunga, lagu ini justru, menurutku, menghadirkan realita. Entah sudah berapa kali aku “jatuh cinta” atau lebih aman aku bilang “memiliki perasaan” terhadap lawan jenis dengan kriteria ketertarikan yang bermacam-macam.

Suatu saat misalnya, aku pernah mengungkapkan perasaanku kepada adik kelas semasa SMP. Dengan bermodalkan memori seadanya tentang masa-masa itu, kuajak dia bernostalgia dan untungnya dia ingat apa yang aku ingat. Alhasil kita nyambung, bahkan sangat nyambung. Ketika terasa nyambung inilah, seperti niatku dari awal, aku tembak dia. Aku bilang begini-begini, nyambung, cocok dan sebagainya, hingga akhirnya dia menerima, meskipun tidak sejelas kalau dua orang bertatap muka. Sehari berselang kami SMS-an, ya iseng-iseng aja kadang, tanya kabar, sudah makan apa belum, semacam itu. Di luar dugaan, entah pada hari keberapa, sepertinya 3 hari setelah “jadian”, aku berubah. Aku merasa dia bukanlah sosok yang aku cari. Setelah kupikir-pikir, daripada ujung-ujungnya tidak jelas, dengan penjelasan secukupnya, aku minta putus, atau istilahnya “dibatalkan”. Kalau ingat niat awalku yang menggebu-gebu, jadi lucu, kok tiba-tiba sekarang semua berubah. Bisa disebut ini “cinta tiga hari”. Lebih lama dari cintanya Melinda yang cuma satu malam.

Di saat yang lain, aku juga pernah tertarik kepada seorang cewek, teman dari temanku. Setelah aku lihat foto dia di Facebook aku add dia, dan diterima. Tidak lama setelah itu kami langsung berkomunikasi lewat komen foto. Kami saling memberi komentar pada foto di album masing-masing. Lagi-lagi semua terasa nyambung. Hingga obrolan kami lanjut ke YM. Berjam-jam hingga larut malam kami berbagi cerita. Semua terasa sempurna, tepat seperti yang aku harapkan. Karena nyambung dan sebagainya inilah akhirnya aku putuskan untuk nembak dia. Lagi, dia terima, pun tidak sejelas kalau misalnya kita bertemu muka langsung. Entah apa yang terjadi, esok harinya begitu terbangun dari tidur, semua yang terjadi semalam terasa seperti mimpi. Tidak ada lagi hasrat menggebu. Keyakinan akan sosok si dia yang tampak sangat sempurna untuk menjadi yang terpilih, hilang. Tidak ada komunikasi di antara kami. Mungkin kami sama-sama menunggu. Entahlah. Hingga setelah beberapa hari dia kirim message minta maaf. Aku malah bingung, yang salah sebenarnya siapa. Jadi aku pun minta maaf. Dan semua selesai hari itu juga. Untuk kasus ini, bisa disebut “cinta satu malam”. Persis seperti lagunya Melinda.

Di kesempatan yang lain, lebih lama durasinya. Kayaknya ada sebulanan. Suatu hari ada seorang cewek meminta pertemanan di FB. Aku terima dan kami mulai berhubungan. Setelah ngobrol sana-sini, kami tukeran nomor handphone. Kami sering telpon-telponan. Lagi-lagi, semua terasa nyambung dan kami semakin dekat. Dan ya gitu deh, lagi-lagi ada ketertarikan dan ternyata semua berubah, akunya yang berubah. Ya begitulah.

Lalu sekarang bagaimana? Ini yang paling penting. Perlu diketahui bahwasanya ketika menulis ini pun, aku sedang memiliki rasa itu kepada seseorang (ato mungkin lebih dari satu orang :p). Dan belajar dari pengalaman-pengalaman itu, aku sekarang tidak akan gegabah. Beras mahal. (*itu gabah)

 
4 Comments

Posted by on April 17, 2011 in Renungan

 

“Mana sepatuku??”

Yogyakarta, Kamis, 28 Januari 2010

Setelah satu bulan (lebih dikit) tidak menulis, akhirnya dapet juga sesuatu untuk ditulis di sini, tepatnya sebuah kisah (lagi). Kisah yang semakin dipikir semakin terasa tidak menyenangkan! Kisah ini adalah tentang “sepasang sepatu”. Kisah ini ditulis tidak bertujuan membicarakan kejelekan orang lain, atau WHO-nya, namun lebih kepada HOW-nya, karena sebenarnya saya tidak suka membicarakan orang lain. Semoga bisa diambil pelajaran dari kisah ini. Begini ceritanya:

Pagi itu, Sabtu, 23 Januari 2010, seorang teman mendatangiku. “Mas Burhan, hari ini ada acara gak?” tanya dia. Kubilang, “Hmm..kayaknya gak ada,”. Lalu dia tanya lagi, “Kalo besok Minggu ada acara gak?”. Aku berpikir sejenak (memikirkan jawaban sekaligus mencoba menebak2 apa keperluan dia yang sebenarnya), “Kalo besok Minggu, aku mau jagong manten,” jawabku. “Gimana2, ada perlu apakah gerangan?”. Dia jawab, “Saya mau pinjem sepatu untuk ikut seminar besok Minggu”. Sambil berpikir kujawab, “Oh, seminar ya. Besok aku jagong mantennya pake sendal aja, jadi ya, gapapa. Bisa. Emang dimana to seminare?”. “Purwokerto”, jawabnya. Aku sedikit kaget, karena kirain acarana cuma di Jogja. Tapi karena aku gak punya alasan yang signifikan untuk menolak ya kubilang, “Wow, jauhnya. Tapi Senin harus sudah di Jogja lagi ya. Soale mau tak pake sepatunya (buat ke kampus). “Ok. Minggu malam kita langsung pulang balik ke Jogja. Kita berangkatnya nanti sore,” jawabnya. Sesudah itu dia pergi membawa sepatuku.

Esok harinya aku jagong manten seperti yang direncanakan. Lumayan reuni kecil2an dengan teman sewaktu kuliah. Tapi aku tidak akan bercerita banyak tentang pesta ini, karena kisah ini adalah tentang “sepatu” :p Hari Minggu itu kulalui dengan normal, dan tidak (atau belum) memikirkan nasib sepatuku.

Esok harinya, Senin pagi, seperti yang dijanjikan, temanku itu kuharapkan datang mengembalikan sepatuku. Karena lama tak kunjung nongol2 juga, akhirnya ku-SMS, “Posisi dimana?”. Tak berapa lama bukan balesan SMS melainkan panggilan telpon dari temenku itu. “Mas Burhan, mohon maaf sebelumnya. Semalem semalem waktu mau balik ke Jogja, tiba2 mobilnya mogok. Jadi baru pagi ini mau dibenerin ke bengkel,” katanya. “Jadi sekarang lagi dimana?” perasaanku mulai gak nyaman. “Masih di Purwokerto,” jawabnya. Kaget dan gak percaya, ternyata dia masih nun jauh di sana. Tapi aku masih sabar. Toh gak disengaja. Siapa juga yang pengen mobilnya mogok. “Ya udah, gak papa. Itu di luar kuasa kita, kan?” kataku. Akhirnya kuputuskan hari itu gak jadi ke kampus.

Siang, sore, malam temanku tak kunjung datang. Hingga Selasa pagi, (akhirnya) temanku itu datang. Eh, tiba2 dia bilang, “Mas Burhan, saya mohon maaf sekali lagi,”. “Iya gak papa,” (aku pikir dia mau mengulangi permintaan maaf sewaktu di telpon kemarin) Lalu dia meneruskan, “Jadi begini ceritanya..(dia menceritakan lagi mobil yang rusak, bengkel, dsb) setelah selesai kami langsung berangkat ke Jogja. Di perjalanan saya baru sadar kalo ternyata..sepatunya ketinggalan,” “Jadi sekarang sepatuna di mana?” tanyaku masih belum percaya. “Di Purwokerto, maaf ya mas Burhan,” jawabnya. Jeleggeeerr!!!
Bagaikan denger bledhek di siang bolong. Dalam hatiku aku kaget campur heran. Kok bisa2nya tu sepatu ketinggalan?!! Padahal dah jelas2 telat mbalikin dari yang dijanjikan, mestinya kan dijaga bener2. Aaarrrgghh…Tapi itu semua dalam hati. Aku masih bisa sabar, lalu aku bilang, “Wow…(dalam hati geram), ya sudah gak papa. Semua pasti ada hikmahnya,” “Maaf sekali lho mas Burhan. Tapi saya sudah minta temen saya untuk mengirimnya ke Jogja,” tambahnya. “Iya, gak papa.”

Besoknya, Rabu, prediksiku mestinya sepatuku nyampe ke Jogja (dengan asumsi sepatuku dikirim via titipan kilat kurang lebih cuma satu hari). Sampai siang ternyata belum dateng juga tu sepatu. Aku SMS temenku itu, “Kok sepatuku belum dateng ya??”. Dia bales, “Kata temen saya sudah dikirim kok. Wah, saya jadi gak enak nih mas,” dalam hatiku, “bangeeet….”.
Tapi aku cuma bales, “hoho..”.
Jadi hari itu aku ke kampus pake sepatu kets. Hadeh…

Esok harinya, Kamis (hari ini) aku masih setia menunggu sepatuku pulang. Pagi, siang, sepatuku gak dateng2 juga. Hari itu aku ke kampus pake sepatu kets lagi. Huft..sabar..sabar…Dalam penantianku, sore harinya tiba2 dateng SMS dari temenku lagi. “Mas Burhan, maaf sekali lagi. Ternyata sepatunya balik lagi karena alamat tujuanna kurang jelas. Kode posnya berapa ya?” JELEGGEEERR!!! Bledek itu dateng lagi. Apa-apaan ini??!!! Pertama, telat sehari karena mobil mogok, kedua sepatu ketinggalan, ketiga ternyata sepatu balik lagi ke Purwokerto!! Alamaaak……
Pantes banget deh kayaknya kalo aku marah! Malah mungkin aku gak normal kalo gak marah! Aaaaarrrgghh…..!!!

Lalu apa kesimpulan yang dapat kita ambil dari kisah ini?? Semua aku kembalikan ke temen2 pembaca…

 
12 Comments

Posted by on January 29, 2010 in Renungan

 

Rekap Ucapan Ulang Tahun

Aku tampilkan rekap ucapan ultah ini dengan tujuan untuk diri pribadi jika suatu saat aku sedang “jatuh” semoga aku akan bangkit lagi ketika melihat ini. Thanks a lot pals! :)

(in order of appearance)
Tuesday, December 15, 2009


Noor Qodri Hasbintoro

Sugeng tanggap warso ya bro.. Mugi Gusti paring kawilujengan
dumateng panjenengan.. Amien…

Ari D. Raharja
Bubur met milad yow.

Arghobi Lannah-laredo
sedang berpikir, kalau Ahmad Burhan ulang tahun enaknya diapain ya?? karena jauh tak mampir aja ke blognya
http://masburhan.wordpress.com , ada apa seh???
moga tambah sukses ja Pak,,, tambah dewasa, tambah penggemar (mahasiwi2), tambah
ngelmune…
tambahin terus artikel di blognya hehehe….

Aqua Dingin
DOOORrr….!
Selamat Ulang Tahun,kawan…!
Smg j tmbah sukses n cpt ktmu sm ‘the real Aphrodita
Manis Pinter masak’ yg baek hati,tidak sombong,rajin ibadah,rajin menabung,,lho
lho..lho..
Pokoke wish u all d’ best lah

Ani Tri H
Let me say hpi bday bro. +sae nggih..

Doly Wahyu Nugroho
pak dosen met ultah ya, sukses buat blognya ~~

Arum Perwitasari
happy b-day.. wish u all d best!

Putri Nasti Alghaniy
Happy bday to Uuuuuuu……..mister, Moga panjang umur,cepet dapet pacar, pokoknya sukses selalu yak….

Erryna Gemala Putri
mas burhan heppy buzday ya, wish you all the best mas!

Nur Adhib Angayomi
hepi bday… hebi pday…. :D
wish U all the best aja deh~~ ^_^

Dona Kumala
Met ultah y maz burhan!wizh u all d bezt!smga cpt mdptkn ‘sang pujaan hati’
He2

Nita Agus
met ulang taun…..

Adi Sutrisno
So, what is your wish, mate? Many happy returns of the day.

Aryon N. Suharyono
Met ultah ya mas Burhan…semoga sukses selalu n tercapai apa yg kau idamkan n keep being a good man, buddy!

Waldina Zulfa
Happy birth day

Renata Amalia Natasha Fajarina
met ultah ya..^.^

Siti Afifah
Ppy B’day Mr.Thinker… Wish everything gonna be better in d future. N enteng jodoh pastinya he he…Ra kelalen ndang traktir kancane. Qeqeqeqe…

Chatarina Yangbukandari Xiena
HEPI B DEI yo mas…. sukses selalu dlm meraih cita, citra dan cinta

Didit Tri Putranto
wish U all the best bro.
gampang rejekinya, jodohnya n nafi’ ilmunya amien.

Meilla Si Mawar Kuning
happy birthday pak..semoga semua permintaan mu terkabul..jangan lupa minta jodoh ya
pak..^^^amien

Tieka Widya
selamat tambah umur Bur! moga nambah segala2nya.. amien…

Loethvy Zeteizer
happy b’day ms burhan !!!!! wish u all d,best

Rahmi ‘moo-moon’ Munfangati
met milad bur,,wish u all d best :)

Yhonas Oktavian
Sugeng Tanggap Warsa…mugi binerkahan dening Gusti kang Maha
Kuwaos….saget anggayuh menapa mawon pepinginan ingkang sae…

Risa Raihan Kristya
Melu2 yhonas…Sugeng tanggap warsa mas burhan..Update trus blognya
yak!Biar bnyk yg mngunjungi,hehehe..

Winda Candra
sugeng tanggap warsa juga, bur. melu2 mbak risa dan mas yhonas :D

Arum Angesti
otanjoubi omedetö

Billie Jackson Jean
hepy b’day,,
Wish u all the best

Tejaningsih Teted
met ultah ya pak guru…semoga selalu di beri kesehatan,kebahagiaan dan
dikabulkan oleh allah apa yg dicita-citakan,amin…..

Dian Eka Apriani Baginda
Met Ultah,
GBU

Rama Okta Wiyagi
Met ultah Han,all the best
Regard
Oki

Rokhmawan Wawan
selamat ya pak guru, moga cepet dapat jodoh. Amin

Nietha Ratna
Ikut aaah..epy besdey yo pak,wis yu ol debes..

Nurani Anaknya Sutarjo
Wah,tambah tua aja neh. Met ultah ya! Mga sukses n cpt ktmu jodoh
biar g mikirin aprodhita lg. Hehe

Anastiti Rahayu
Hepy b’day Sir >o<

Yudithia Purnamaningrum
Happy b’day.. Wish u all d best.. :)

Kunto Purnajati
Happy bird day,master!

Sutriani Chanith
hapi bday,,,

Ony Avrianto Jamhari
Cuka Hamnida … panjang umur dan sehat selalu

Qidun Maulana
Hepi b’day mister. Pjng umr n sukses selalu, amien.

Shincay Yashinta
Hepi bday mas bur..hope ur wishes come true..mga sukses,enteng
rejeki,enteng jodoh,n bhagia..hehe..dpt kado apa dr aphrodita manis pinter masak?wkwkwk

Nie THa SAri
happy b’day..
mg pa yg km inginkan bsa trcpai. amin.

Sapti Renanti
sugeng tanggap warsa mz ..
C=
berhubung sekarang ultah b.ing na libur ajj mz !!
wkwkwk .

Puji Rahayu
selamat ulng tahun kami ucpkn,slmt pnjg umur Qt kn doakn,slmt sjahtera seht
sentosa,slmt pnjg umur dan bh9ia..

Mbokne Dewaya
Ultah ya…smoga apa yg kau cari segera t’wujud…amin.

Novia Cholilawati
med ultah yaaa….

Dita Hendrasari
mas bur,happy b’day!!
Best wishes for you..^^

Vios Nely ‘phy’
Met ultah kawand..m0ga smua jd lbh bae,apa yg mjd cita2 n haraPan cpt
trkaBUL,amien… :)

Faste Maynaba Happy
birthday,masnya!
Wish u all d best!
Mase,mbok mæn t4 mbakq,jgn lupa bw makanan,nti panggil aq jg ya,hahahaha

Dwi Wuryanti
Hepy b’day mister…

Trie Maniez
HapPy b’day,wish u all dbest

Primadhita Trivanola
Met ultah … Wish u all d’best …,..make a wish ny m0ga tkabul

Kusrena Turnami
met ultah mas burhan..

Theresia Natalia Laoli
happy bday sir :)
wish u all the best

Rizki Nurmaya Oktarina
happy birthday mas burhan,,,wish u all d best

Ary Indah Pratiwi
Happy B-day Mr.Keanu Reeves wanna be hehe…hope your dream will come
true d^_^

Dewi Indah
met ultah dek burhan he5……semoga tercapai cita dan cintamu

Dian Riski Wardhana
Met ultah ya Han…..semoga tambah sukses….

Phika Chi
hppy b’dy burhannn,,,,,

Queenty Wulandari
slamat ulangtahun mas burhan..
salam kenal!
hhe

Kus Endarto
I think today is your birthday, so I think I have to say happy birthday &
wishing you all the best…

Febrian Mengejar Tayang
met ulth pak burhan!

Reza Daffi
Mangyubagya anggenipun tanggap warso nggih!
Sukses terus Han! :D

FunEnglish Yogyakarta
Happy B’day
Wish U all the Best
May God Bless U and Have a Nice Day
Regards,

FunEnglish
Jl.Tatular No.306 Cepit Baru, Jogjakarta
Ph. (0274) 9444-623

Sophia Zulkha
selamat ulang thn buat pacarnya Aphrodita Cantik Pinter Masak ya… sehat &
sukses selalu…amiiiin ^_^

Ida Susylawati
happy b’day..skss semua2 na..

Yudesna Pandupaksi
Happy BirthDay….!

Nina ‘ibnu Finanda’ Agustina
Mas, met ultah ya. Muga lebih dewasa, bnyak rjeki, makin
pinter, enteng jodoh, amin…
Pokoknya wish u all d’best dah..!
Heheu,
Makan2nya ditransfer ya ke semarang, wkwkwk

Nispa Yuhannis
pernah kenal dmana yak….met ultah aj yak….met semuanya …smoga semua
kebaikan selalu bertambah buatmu….

Seffanee Arief
MR BURHAN MET ULTAH SMG APA YG SLAMA INI DI CITA2-KAN SEGRA TERWUJUD….
HAPPY MARRY,,,,,eitsss keliru,,,, HAPPY BIRTHDAY……… GOD BLESS U

Dika Pratama
Ok Pak.. Nanti saya kabari lagi ruangannya dimana..
Kami segenap mhs kelas B 08 mengucapken ‘HAPPY BIRTHDAY’ Moga panjang umur, mudah rejeki,
cepet diberi jodoh.. Amiiiin.. Hehehe..

Astry Fajria
Ok,i wish u all d best..mga ur blog makin rame..happy b’day

Siti Aisyah
happy b’day..
wish u all the best bro.. ^^

Yayun Ning Pergiwa
selamat :) moga sukses

Tatang Panami
hp brthdy bur..gbu

Heny Purwaningsih
happy b’day..Sukses slalu..

Eska Nurbowo
Sugeng…….b’day gek ndang insyaf

Meilisa Putri
selamat hari burung mas burhan… :D

Agita Niasari
says Happy B’day..

Feby Mamakey
selamat menempuh hidup di angka baru..! :)

Budi Setiyadi
Selamat ulang tahun han.tmbah sukses yo

Defriliona Sjafriel
happy birthday mas bur…
wish you all the best…

Hanna Juliaty Happy
b’dae mas burhan! all the best :D

Onet Nich
hepi bday yach

Handa Handayani
Happy birthday Mr. Burhan…wish…Ur mind more beautiful, Ur blog more
populer…all of Ur life more success deh…

Septiana Sintauri
happy b’day mas burhan….

RahadianGamma Says
hepi ultah deh fren!

Kristiana Lina Dewi
Met Milad Burhan, semoga tambah barakah segalanya ya ^^

Diah Arumita Candra
sugeng tanggap warsa nggih pak burhan.mugi tansah dados tiyang
ingkang migunani tumrap keluargi,tiyang sanes,agami,lan ugi negari :D

Atik Dhek Sumi
happy b’day mas,
wish u all d best :-)

Diana Indrian Subekti
ooooooooooooooooh syukuran ultah to, met milad ya Mr Burhan. duh kl
di situ aq ga bs maem hiks hiks

Anna Wijayanto
met ultah yaaaa,…. smoga cepet melepas masa lajang,… amien,…

Ety Maniez
Happy birthday,,,

Ochieta Febri
met tambah tuaaaaaaaaaaaaaa………..
semoga awet tuanya yak…….=D

Irene Galuh Kusumaningrum
happy b’day Mas Burhan…

Fauzi Rezki
heppy bornday bro…..!!

Yusuf Ernest Ahmad
Jika dan hanya jika ada syukuran dlm rangka ulang tahunmu, maka jgn
sampai kau melupakan menghubungiku. AKu di Jogja dan siap dg segala kemungkinan. Hehe.
Selamat Ulang Tahun. Semoga sukses dunia akhirat…

Niamy Watsiy
umurmu sudah berkurang satu tahun lagi. apa yang hendak kau perbuat buat
hari esok??
Happy birthday, bur!!

Dewi Fitria Wulansari
heppy blezdey..wish u all the best,,,

Nidya Khoerina
Met milad han..

Oriza Agustin
Met ultah y..

Kusuma Dewi
Happy Birthday!Sukses slalu!

Rifda Naufalin
Happy birthday, Burhan.. Have a wonderful journey ahead! :)

Ivana UjiAnna Dc
happy birthday..
wish u all the best

Adel Ettalina
Happy Birthday… Wish you all the best :-)

Qorona Milky Ulfan Khababa
met ulang tahun…
semoga segalanya menjadi lebih baik…

Timbang Wijay
Met ultah yo kang burhan.ndang oleh jodoh dinggo rabi.

Siti Nur Azifah
Happy b’day ya maz.. Wish u all the best… Kpn makan2 hehe

Philipp Stickseloni
Happy Birthday Mas Ahmad. Selamat ulang tahun dan selamat pestanya

Yuni Alberta
Happy day of Birth ya mas Burhiii :D all the best wishes to you :D makan2nya
ditunggu looooooh :p

Julvia Miroz
Julvia Miroz wished a HAPPY BIRTHDAY!

Vici Marsono
happy bday ya….burhan….
dimurahkan rejekinya
dan tercapainya semua yg dicita2 kan…..

Laninda Devirisana
Laninda Devirisana wished a HAPPY BIRTHDAY!

Lidya Martha Sari
Happy Happy b’day
Wish u ol d’best
^_^

Septian Ade Chandra
Ehem..Maem2 yo..
moga umurnya berkah yah..

Reni Widyastuti Utami
Mas, happy birthday…Wish u all the best!!!!

Oman Oedin
Happy b’day pren,d tunggu mkn”y he2

Dainty Metta
Happy b’day y.. Sukses!

Agung Surya
met ultah om,smoga panjang umur dn sukses

Ryan Suka Liverpool
happy bday. Moga sukses trus.
Trus d tnggu mkn2ny. Hehe

Ardian Endah
++ hai Mr. Burhannnn….happy bday..wish u all d’best,, termasuk menemukan
cinta sejati, hahahaha….sudah saatnya , teman!! jangan tunggu terlalu lama :-) GBU..

Luqmanul Khakim
met ultah han…oke

Emy Anataria Hulu
happy b’day bro..sukses slalu..ok?

Fathi Mustaqim
copy n paste semua ucapan yg masuk, trus posting di www.masburhan.wordpress.com. he….
anyway, happy belated anniversary, bro…
(ucapan ini jgn lupa di-copas juga :)
moga tambah rajin posting di blog, … See More
moga blognya makin banyak pengunjungnya,
moga salah satu pengunjung itu si aphrodite asli yang tidak cuma pintermasak tapi juga
punya restol :D

Vita Puspitasari
Met ULTAH pak bur… Trus ditunggu calingan makan2..
*makan2.com*

Just Rthree
ada yang uLtah ney.. makan-makan..

Delfi Guci
Met ultah ya smg panjang umur

Novi Hidayati
Met ultah yah,smg pnjg umur ma sukses selalu ^_^

Annissa Sutopo
Ahmad happy birthday y.Smg sukses sll.Amin.

Enny Moshy
Häppy birthdäy y…smga sukses sllu,,, wish you all the best.,.,.

Sekar Sita Fanani
Met ultah ya.
Smoga slalu diberikan yg trbaik

Dwi Prastiwi
met ultah mas burhan,,
wish u all the best,,

Riefqi Hanief
Selamat ulang tahun teman :-)

Adhi Rachman Nurwanto
Happy Birthday ya bro semoga sukses selalu.

Fryne Febby Khoe
Herzlichen gluckwunsch zum geburtstag, Mr. Burhan!! Success yaaa ^^

Prissila Setyaa Shellamanya
Dirgahayu mas Burhan…

Irul Kin Kartowijoyo
Mr. Burhan,,,, met Ultah yow,, moga cepet dapet jodoh. aminnn

Monica Rusdiana
happy b’day! wish you all the best

Fahmi Arif Tsani
Met Ultah Bur, semoga diberikan umur panjang yang berkah, manfaat plus
maslahat di dunia dan akhirat. Amin.

Mustika ‘ayu’ Anggraeni
Mr.buhan happy b’day..
Success yaa
GBU

Juzti Luvkidz
BaarokaLLoH..
Met harLah y bung!
Jgn lupa bagi2 kado nya.. :-D

Utami Budi
selamat memperingati milad, Bur..
Nandito Phoo
Hupp3 beztdey. . .

Niken Sawitri
Happy belated Birthday, mas Burhan. May your life filled with nothing but
happiness …

Yudi Prasetyo
met ultah bung Burhan,,, smoga sukses dgn gadis pnjual biskuit… :-D

Heni Indarwati Ns
sugeng tanggap warso kang… lancar jodo lan rejekimu…. sukses
dunyo lan akheratmu :D
diitunggu traktirane ki,,,,, hehehehe

Jackson Purba
“Sugeng Tanggap Warsa”, Pak. Mugi tansah kasembadan sedoyo gegayuhan. Amien

 
3 Comments

Posted by on December 16, 2009 in Renungan

 

Turun Mesin di Saat yang Tidak Tepat!!

Kali ini aku mau berbagi cerita. Semoga bisa kita ambil hikmahnya.

Cerita ini terjadi pada Senin, 7 Desember 2009. Dimulai pada hari Sabtu 2 hari sebelumnya dimana aku pulang kampung ke Pemalang, Jawa Tengah (saat ini aku bekerja di Jogja) karena ada acara di rumah pada hari Minggunya. Setelah acara selesai, esoknya hari Senin aku berangkat lagi ke Jogja. Berangkat dari rumah sekitar pukul 10. Sejak pertama kali motor dinyalakan sudah terdengar suara aneh pada mesinnya. Tapi aku gak punya waktu untuk ngecek apalagi membawa ke bengkel, karena sudah cukup siang dan hari itu juga harus balik ke Jogja. Aku berboncengan dengan adikku, yang juga kuliah di Jogja. Perlu diketahui bahwa perjalanan melalui jalur yang naik turun karena daerah pegunungan. Satu jam pertama aku pacu motor dengan prima dan relatif ngebut. Hingga setelah menempuh 2 jam perjalanan di sebuah tanjakan tiba2 tarikan motor terasa sangat berat seperti mau mati. Akhirnya kami segera menepi dan benar, mesin tiba2 MATI. Aku coba stater lagi, tapi gagal! Aku curiga seker motorku kena. Setelah sempat bingung kurang lebih setengah jam kemudian aku tanya ke seorang warga apakah ada bengkel di sekitar situ. Dia bilang sekitar 200 meter di bawah ada. Lalu kami turun dengan kondisi motor mati.

Sesampainya di bengkel yang dimaksud motor langsung diperiksa. Dan hasilnya motorku divonis: harus TURUN MESIN! Hadoh! Gak pernah kebayang di tengah2 perjalanan di antah berantah harus turun mesin –yang kita tahu harus nginap minimal sehari–padahal hari itu juga harus sudah sampai di Jogja. Dalam kondisi bingung, setelah oli mesin ditambah, ternyata motor berhasil dihidupkan. Agak lega..tapi suaranya parah banget! Sekernya dah benar2 minta diganti. Montir bilang sebaiknya jangan dipaksakan. Tapi karena aku pikir bagaimanapun caranya hari itu harus nyampe di Jogja, aku bersikeras untuk melaju lagi. Tapi baru seratus meter melaju (dengan suara yang bikin miris siapa pun yang mendengarnya :p) motor berhenti, gak kuat lagi. Kasihan banget motorku… :(

Hampir setengah jam kami kebingungan di tepi jalan memikirkan solusinya. Lelah dan letih mulai menyerang! Lalu aku putuskan untuk turun lagi kebawah (tapi gak mau ke bengkel yang tadi, malu! :p) menuju daerah yang agak ramai, siapa tau ada dealer resmi yang mungkin bisa ngutak-atik motor aku, minimal agar motor bisa dipacu ke Jogja hari itu. Turun mesina di Jogja aja. Gitu bayanganku. :)

Sesampainya di bawah, tepatnya di depan sebuah SMK, terlihat siswa-siswi berhamburan karena saat itu pas jam pulang sekolah. Kami menepi sambil clingak-clinguk nyari dealer resmi itu (siapa tau ada :p). Lama2 capek, pusing, lapar dan dahaga pun melanda. Lalu kami beli es doger dan somay untuk memulihkan tenaga. Siapa tau setelah kenyang dapat inspirasi. :) Hampir satu jam kami dilanda kebingungan sambil melihat orang2 dan anak2 SMK itu lalu-lalang. Tiba2 langit menjadi gelap pertanda akan segera turun hujan. Aku jadi tambah bingung karena solusi tak kunjung ketemu! Lalu terlintas ide untuk menyewa mobil untuk membawa motor ke Jogja. Setelah mencari2 akhirna aku melihat sebuah tulisan “Melayani Carteran” di depan sebuah rumah sakit. Setelah ngobrol dan tanya2, ternyata biayanya sekitar 600 ribu! Ajiib…belum lagi ntar biaya turun mesinnya! Lalu aku bilang aja terus terang dan menceritakan semuanya dari awal. Setelah mendengar cerita aku pemilik carteran mobil itu menyarankan untuk mencari bengkel dan motor ditaruh di situ untuk turun mesin, sementara kami tetep berangkat ke Jogja, tapi naik bis. Gerimis mulai turun, hari semakin sore, keputusan harus segera dibuat. Akhirnya aku setuju dengan solusi itu. Dia menunjukkan sebuah bengkel yang berada sekitar 150 meter dari situ. Hujan pun mulai turun dengan derasnya. Kami berlari menuntun sepeda motor menuju ke bengkel itu. Begitu sampai di bengkel tanpa basa-basi aku langsung bilang ke montirnya, “Mas, mau turun mesin. Kami mau ke Jogja naik bis. Saya minta nomor telepon sini. Besok kalau sudah jadi saya ambil. ” Montir itu setuju dan dia bilang butuh waktu sekitar 1 minggu karena plus lamak/reyen sparepart baru. Setelah nota dibuat kami langsung bergegas untuk menunggu bis. Waktu menunjukkan sekitar pukul 2. Tak lama kemudian datang sebuah bus jurusan Jogja, kami naik. Fiuh…ternyata cerita dramatis itu berakhir di bus! :D

Setelah menempuh perjalanan sekitar 5 jam, kami sampai di Jogja pukul 7 malam. Jadi total perjalanan 9 jam. Molor 3 jam dari yang direncanakan (biasanya 6 jam). Kami sampai di kamar dengan tubuh capek tapi lega membayangkan kekalutan tadi siang. Pengalaman yang tak pernah terbayangkan sebelumnya dan semoga cukup sekali itu saja.

Hari-hari pun berlalu tidak seperti biasa. Ya, karena “belahan jiwaku” sedang berada di antah berantah. Kujalani hari-hari, pergi ke kampus dsb, dengan pinjem motor adikku, sambil menunggu kabar dari bengkel itu, hingga ada kabar mengejutkan dan (sangat) melegakan dari adikku: di luar dugaan, ternyata ada seorang teman kampusnya yang (kebetulan) rumahnya di daerah bengkel tempat aku naruh motor dan setiap minggu dia pulang kampung. Lebih keren lagi, dia bersedia mengambilkan motor itu dan membawanya ke Jogja. Lumayan, ngirit 600 ribu! Alhamdulillah….:)

 
5 Comments

Posted by on December 12, 2009 in Renungan

 

What is “procrastinator”??

Judul postingan ini memang dalam bahasa inggris tapi sengaja bodinya saya tulis dalam bahasa indonesia. Kenapa?? Alasannya adalah karena istilah “procrastinator” memang produk impor dari barat TAPI budaya procrastinator sebetulnya sangat lekat dengan kita semua. Jadi agar lebih mengena saya pilih pake bahasa indonesia saja (tanpa bermaksud mengecilkan kemampuan bahasa inggris Anda :) ).

Lalu apa itu sebenarnya “procrastinator”?? Ilustrasinya adalah sbb:

Misalnya ada seorang mahasiswa diberi tugas untuk membuat sebuah paper dan harus dikumpulkan dalam waktu satu minggu. Hari pertama dia berencana mencari bahan di internet. Tapi ketika dia sudah online dia tergoda dan akhirnya malah sibuk ber-Facebook ria, YM-an, download ini itu, dsb. Menurut dia toh masih ada 6 hari lagi. Santai aja! Hari kedua dia mencoba mencari data lagi di internet. Dia membuka google dan mulai mengetik kata kunci yang sesuai. Sambil –kata pembelaan yang sering “menjerumuskan”– googling kayakna kurang afdhol kalo gak buka FB. Begitu dibuka, notifikasi bejibun dan bar chat berderet berkedip2 menggoda. Lagi2 dia hanyut dalam aktivitas “sambilan”-nya. Tapi lumayan lah hari kedua dia dapet beberapa data yang dibutuhkan. Data lalu disimpan di flashdisk untuk dikerjakan di rumah.

Tapi dikerjakannya kapan?? Ternyata di rumah bawaannya males. Lebih enak nonton tv atau malah tiduran (atau tidur beneran :p). Begitu ada semangat untuk mulai mengerjakan, ide malah tak kunjung datang. Dan akhirnya lagi2 berujung di dunia maya! (kayak candu memang :p)

Tak terasa deadline semakin dekat. Semangat dan ide kok gak maksimal2 juga. Hingga akhirnya deadline adalah besok pagi pukul 7. Jadi dia tidak punya pilihan lain selain malam itu paper harus sudah selesai, BAGAIMANAPUN caranya, sebelum tidur harus sudah dijilid dan siap untuk dikumpulkan. Dia lalu mulai membuka2 data yang ada di flashdisknya. Baca sana kopi sini, geser sana edit sini. Perut keroncongan tak dihiraukan, rambut acak2an tak dipedulikan. Secara “ajaib” semangat terasa menggebu2 dan ide2 brilian bermunculan bak jembatan yang jebol. Menjelang malam akhirna paper “seminggu” itu selesai dalam waktu 4 jam! Wow!! Lalu langsung diprint dan dijilid sekalian cari makan malam. Dia pulang, terkapar, lega, dan tugas siap untuk dikumpulkan! :)

Yak, itulah budaya seorang “procrastinator”. Orang yang mendapat energi dan ide2 brilian di saat2 terakhir menjelang deadline! Bagaimana dengan Anda?? :)

 
16 Comments

Posted by on December 11, 2009 in Renungan

 

Pentingnya Berinteraksi Sosial

Ada pelajaran penting yang dapat saya tangkap dari interaksi sosial yang terjalin selama ini, bahwa salah satu bentuk usaha untuk membahagiakan diri sendiri dan orang lain adalah dengan memberikan penghormatan yang pantas dengan yang dihormatinya. Salah satu contohnya, memanggilnya dengan sapaan yang disenanginya, yakni dengan namanya yang sebenarnya atau gelarnya.

Sungguh dingin dan berat perasaan orang yang menyebut nama saudaranya dengan konteks-konteks yang tidak jelas misalnya, “Anda, si Ini” atau “si Itu”. Apakah dengan memanggil seperti itu Anda ingin orang lain tidak mengenal Anda, memanggil Anda dengan nama yang salah, atau menyapa dengan gelar yang tidak benar? Saya tidak yakin.

Sikap mengabaikan dan menjatuhkan orang lain menunjukkan ketidakpekaan perasaan dan keras kepala.

Seorang isteri yang telah berusaha mengatur rumah, merapikan posisi perabot, dan menambahkan wangi-wangian untuk menyegarkan ruangan, tentu tidak akan habis pikir ketika suaminya masuk dan tidak tidak acuh terhadap usaha isterinya ini. Tak ada ekspresi apa-apa, dingin. Sikap suami seperti ini akan memupuskan semangat dan perhatian.

Berilah perhatian terhadap orang lain, ungkapkan rasa terimakasih Anda terhadap hasil karya orang lain, dan pujilah pemandangan yang bagus, bau yang menyegarkan, perbuatan yang baik, sifat yang terpuji, qashidah yang menyentuh, dan buku yang bermanfaat, agar nama Anda dicatat dalam daftarorang-orang yang bisa membalas budi dan jujur sebagai orang yang berkepribadian.

Dr. ‘Aidh al-Qorny

Dari buku Laa Tahzan (Jangan Bersedih!) terbitan Qisthy Press

 
Leave a comment

Posted by on November 29, 2009 in Renungan

 

Triumph

What do you think about triumph? Formerly, I thought it was merely the thing that everyone tried to get—or let’s say the goal but then I found it more complicated than that. IMO, it is both the goal and the tool. Why? Let us define it by using our best knowledge (read: experience). When we were in the past we had some wishes and dreams. We might say to ourselves, “It is gonna be great if I can make it true.” Henceforth, you made some plans and did efforts. As time went by, eventually you made it. What did you feel? “I am on the triumph right now!” Yeah, that was supposed what you felt. Feeling that used to bring its friends along: independence, spirit, superiority, generosity, etc. However, did your life stop at that point? Of course not. Once you made your dream came true, you would create another one—which should be better than what you had previously. Again, you made plans and did efforts. At this period, did you still feel the triumph (and friends)? I’m afraid you didn’t. You might even have forgotten it. That’s the point! In “peace time” we tend to forget the triumphs we made—the ones that actually can be the “fuel”. This “fuel” I believe to be able to accelerate your next triumphs coming true and to my own best comprehension, it worked. So, have you remembered your TRIUMPHS?

 
Leave a comment

Posted by on November 28, 2009 in Renungan

 

“Kembali ke tujuan kita diciptakan”

“Wa maa kholaknal jinni wal insi illaa liya’buduun” “Tidaklah Kami ciptakan jin danmanusia kecuali untuk menyembah kepada-Ku” (QS. Addzariyat:56) Sudah sangat jelas kita manusia tidak tercipta dengan sendirinya. Kita ada yangmenciptakan. Dia adalah Allah subhanahu wata’ala. Konsekuensinya, kita harus bertingkah dan berbuat sesuai dengan yang diharapkan oleh yang menciptakan kita, Allah subhanau wata’ala. Harapan-Nya adalah supaya kita menyembah-Nya. Terus bagaimana cara kita menyembahnya? Allah telah menyampaikan cara2nya dalam kitab2 suci yang diturunkan melau malaikat Jibril kepada manusia2 pilihan, nabi2 dan rasul2-Nya yang dipilih sejak manusia pertama, yaitu nabi Adam. Ribuan nabi dan 25 rasul telah menyampaikan harapan sang Pencipta, Allah subhanahu wata’ala kepada semua umat manusia yang telah diciptakan-Nya. Nabi terakhir (khotamul ambiya=penutup para nabi) adalah nabi Muhammad SAW. Kepada beliau dianugerahkan Alquran yang berisi kalam2 Allah, sebagai pedoman hidup yang berisi aturan2 dan yang paling penting adalah cara2 bagaimana cara kita menyembah kepada-Nya. Semuanya lengkap tanpa terlewatkan sedikitpun. Namun bagi kita yang belum mampu menggali sendiri keluasan dan kedalaman Alquran, kita telah diberi contoh teladan yang terbaik, uswatun kahasanah, nabi Muhammad SAW. Akhlak beliau adalah cermin dari Alquran. Kita mencontoh cara beliau beribadah, bekerja, berkata, bergaul, dan semua aspek kehidupannya yang sempurna, karena senantiasa dijaga oleh Allah subhanahu wata’ala. Mari kita semua kembali kepada tujuan kita diciptakan.

 
Comments Off

Posted by on May 21, 2008 in Renungan

 
 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.